jatuh, bangun, tengkurap, guling-guling…
ada hamparan rumput hijau di depan mataku,
kira-kira lima sampai sepuluh meter lagi..
aku ingin jatuh, bangun, tengkurap, dan berguling-guling di atasnya..
tapi sepertinya hanya fatamorgana,
karena setiap meter aku mendekatinya,
setiap meter pula dia menjauh,
yang ada hanya pasir panas nan tandus.
arrrggghhh!!
aku ingin jatuh, bangun, tengkurap, guling-guling
aku ingin menikmatinya..
lelah, sudahlah..
daripada otakku ambyar karena pengejaran yang sia-sia
lebih baik kuputar arah..
dan..
how ke’ai!!
aku menjejakkan kakiku di atas sabana hijau yang menenangkan..
bagaimana bisa?
seharusnya tidak bisa…
seharusnya tidak mungkin!!
akh, sudahlah..
ternyata otakku ambyar…
Advertisement